Jumat, 14 Desember 2012

RAPAT KOORDINASI SAR 2012 KANTOR SAR KENDARI



Kendari, 14/12 --- Sebanyak 46 orang yang merupakan perwakilan masing-masing Instansi, Lembaga maupun Organisasi berpotensi SAR se Prov. Sulawesi Tenggara menghadiri Rapat Koordinasi SAR Tahun 2012 yang dilaksanakan oleh Kantor SAR Kelas B Kendari pada Jum’at 14/12 bertempat di Hotel Horison Kendari.

Rakor SAR ini mempunyai manfaat yang sangat penting bagi Badan SAR Nasional pada umumnya dan Kantor SAR Kendari pada khususnya serta memiliki nilai yang strategis karena selain merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan koordinasi antar Instansi Potensi SAR yang ada di Sulawesi Tenggara dan juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap hal-hal yang menyangkut keselamatan bagi korban musibah Pelayaran, Penerbangan Bencana Alam dan Musibah Lainnya.

Dalam sambutan tertulisnya Kepala Badan SAR Nasional Letnan Jenderal (Mar) Alfan Baharuddin yang dibacakan langsung oleh Bpk. Agus sukarno, S.H., M.M selaku Kepala Biro Umum Badan SAR Nasional pada saat membuka kegiatan ini menegaskan “bahwasanya potensi terjadinya musibah khususnya musibah pelayaran sangatlah besar ini dilihat dari letak geografis yang dimiliki oleh Prov. Sulawesi Tenggara mempunyai luas wilayah daratan  ±38.140Km²  sedangkan wilayah perairan yang dimiliki lebih luas lagi yakni ±110.000Km² demikian pula data Musibah maupun bencana dari awal Tahun 2011 hingga akhir November 2012 Pusat Data dan informasi Kantor SAR Kendari mencatat 86 kali kecelakaan yang meliputi musibah penerbangan 1 kali, bencana alam 7 kali, musibah lain 21 kali serta 57 kali merupakan musibah pelayaran. Dari data kejadian tersebut, jelas merupakan gambaran konkrit yang perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak, baik yang dapat terlibat langsung maupun tidak langsung”.

Pada kesempatan ini juga, Kepala Kantor SAR Kendari Jafar Henaulu mengatakan Selain kegiatan Rakor, kami juga akan menggelar Latihan Simulasi Pertolongan SAR musibah pelayaran yang akan melibatkan berbagai pihak yang di anggap berkompeten pada saat terjadinya musibah pelayaran, Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu, 16/12 di dermaga TNI AL Kendari dengan scenario latihan Musibah Kapal Terbakar. Kegiatan ini tentunya merupakan wujud nyata dari sebuah koordinasi mana kala terjadi Musibah, tugas dan tanggung jawab masing-masing potensi SAR sudah jelas, yang berjalan dengan hanya satu bendera yakni bendera kemanusiaan. Ungkapya”

--- Humas Basarnas Kendari/RisYud ---

Selasa, 16 Oktober 2012

KORBAN DITEMUKAN DEKAT PULAU BOKORI


Kendari, 16/10 --- Setelah melakukan pencarian sejak siang kemarin 15/10 Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, korban diketahui bernama Putotandudi (40) yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan tradisional  suku Bajo.


Musibah terjadi pada saat korban sedang memancing diperairan Pulau Bokori yang pada saat itu hujan mengguyur dengan kecepatan angin tidak seperti biasanya, Tempat Kejadian Musibah (TKM)  berjarak 2 Mil dari perkampungan suku Bajo di Soropia, menurut keterangan salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya ‘saya kaget pak karena ada perahunya tapi tidak ada orangnya waktu saya lewat pake perahu saya pikir itu bpk. Lagi tidur’ pada saat itulah warga sentak melakukan pencarian terhadap korban dan akhirnya musibah yang menimpa korban tersebutpun dilaporkan langsung oleh Kapolsek Soropia ke Kantor SAR Kendari pada 15/10 Pkl 18.30 Wita.
Sampai berita ini diturunkan penyebab terjadinya musibah ini belum diketahui pasti namun aparat Kepolisian dari Polsek Soropia telah melakukan Visum guna mengetahui apa penyebab yang menimpa Bpk. Putotandudi.

Post By: RisYud/Humas Basarnas Kendari.

Jumat, 17 Agustus 2012

UPACARA HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE 67


Kendari, 17/8 --- Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI-67 pada hari ini Jumat, 17/8 berlangsung dengan hikmat dilapangan upacara Kantor SAR Kendari meskipun dibawah guyuran hujan tidak serta merta pula menguyurkan semangat bagi seluruh pegawai Kantor SAR Kendari dalam melaksanakan upacara bendera tersebut.


Dalam pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke-67 tahun ini, secara Nasional mengangkat tema “bekerja keras untuk kemajuan bersama, kita tingkatkan pemerataan hasil-hasil pembangunan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” terkait pula dengan tugas-tugas Badan SAR Nasional, Bpk. Mayjen TNI (MAR)  Muhammad Alfan Baharuddin selaku Kepala Badan SAR Nasional dalam sambutannya yang dibacakan langsung oleh Kepala Kantor SAR Kendari Jafar Henaulu mengajak para pegawai Basarnas serta para penggiat SAR diseluruh tanah air untuk secara tulus mengabdikan diri pada tugas-tugas di bidang kemanusiaan dengan memberikan pertolongan tanpa memandang Suku, Ras, Warna Kulit dan Agama sebagai gambaran dari aktualisasi guna menumbuhkan kesadaran bagi insan SAR dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan.
Dalam kesempatan ini pula Kepala Basarnas berpesan, sebagai penggiat SAR kita harus memiliki semangat membaja untuk menolong sesama seperti semangat para pejuang kita yang telah rela mengorbankan Jiwa, Raga dan Harta bendanya dalam merebut Kemerdekaan dari penjajah namun dibalik semangat membaja itu harus pula memiliki disiplin yang tinggi dan melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sabtu, 11 Agustus 2012

APEL SIAGA LEBARAN 2012



Kendari, 11/8 --- Apel Gelar Pasukan Siaga Lebaran 2012 yang dilaksanakan di Lapangan Sultra Driving Centre (SSDC) pada Jumat 10/8 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Brigjend Pol. Tubagus Anis Angkawijaya, gelar pasukan ini dilaksanakan guna melihat kesiapan pasukan dan peralatan selama operasi kemanusiaan sebelum diturunkan dalam Operasi Ketupat selama 16 hari jelang hingga pasca lebaran.

Jumat, 10 Agustus 2012

BAKSOS RAMADHAN DW SAR KENDARI


Kendari, 10/8 --- Bakti sosial yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kantor SAR Kendari di bulan Ramadhan Tahun 2012 ini berlangsung dengan sederhana namun hikmat, terlihat perwakilan dari Dharma Wanita Kantor SAR Kendari saat menyerahkan bingkisan Ramadhan kepada sejumlah ibu kurang mampu yang bermukim di sekitaran Kantor SAR Kendari, kegiatan ini berlangsung di Aula gedung Kantor SAR Kendari pada Jumat, 10/08.

Kegiatan ini juga merupakan agenda tahunan Dharma Wanita Persatuan Kantor SAR Kendari dan tidak hanya dilaksanakan pada bulan puasa seperti saat ini saja namun juga dikesempatan lain. Adapun Maksud serta tujuan dari pelaksanaan kegiatan kali ini adalah membina toleransi serta bentuk nyata kepedulian Dharma Wanita Kantor SAR Kendari terhadap sesama meskipun dalam pelaksanaannya kegiatan ini sangatlah sederhana.

Senin, 06 Agustus 2012

KAPAL BOCOR NYARIS TENGGELAM


Kendari, 0/8 --- Tim Rescue Kantor SAR Kendari berhasil mengevakuasi korban kapal yang mengalami kebocoran disekitar Pulau Hari yang berjarak 9 Mil dari Kota Kendari, KM Eri Jaya yang berukuran GT 4 bertolak dari Lebo Pulau Wawonii pada Minggu, 05/8 dengan membawa 39 penumpang 6 diantaranya merupakan anak-anak dibawah umur serta 2 orang awak.


Menurut keterangan salah satu korban, Bpk. Arman ‘andaikan tidak ada pertolongan bisa terlambat’ katanya, karena kapal tersebut tiba-tiba kemasukan air dibagian bawah lambung kapal disusul dengan matinya mesin kapal sehingga membuat seluruh penumpang panik, kapal melanjutkan perjalanan setelah mampir di Pelabuhan Langara untuk berteduh dan berbuka puasa sampai setelah melaksanakan sahur dini hari tadi pkl 04.00 Wita kapal ini melanjutkan pelayaran menuju Kendari, berapa saat kemudian tepat di depan Pulau Hari musibahpun terjadi, air setinggi betis orang dewasa menggenangi kapal serta mesin kapal tidak berfungsi, Pkl 05.10 wita ‘Ashran’ pemilik kapal yang berada di kota Kendari Via telepon melaporkan kejadian tersebut ke Com Centre Kantor SAR Kendari, Tim Rescue yang dipimpin langsung Kasubsi Operasi dan Potensi SAR Kendari Basrano, SE menggunakan Rescue Boat 210 menuju TKM (tempat terjadinya musibah), dan mengevakuasi seluruh penumpang menuju pelabuhan kendari dengan selamat.



Utamakanlah keselamatan dalam Bertransportasi
“karena keselamatan bukanlah suatu hal yang kebetulan”

Kamis, 05 Juli 2012

45 ORANG ANGGOTA CLUB SELAM TERAPUNG DILAUT


Kendari, 05/7 --- Sebelum dilaporkan oleh Aliana salah satu anggota dari Langkoe Diving Club (LDC) Fakultas Perikanan Universitas Haluoleo yang ikut menumpangi kapal dan mengalami kebocoran serta nyaris tenggelam tersebut berlayar dari labuhan Berota menuju Kendari pada tanggal  5/7 setelah melaksanakan kegiatan penyelaman bersama 43 anggota barunya di Labuan Berota yang kemudian bermaksud kembali ke kota Kendari dengan menumpangi Longboat “Dua Sahabat” berukuran 2GT bersama seluruh anggotanya sekaligus dengan peralatan selam mereka, namun sialnya saat perjalanan kembali ke Kota Kendari Pkl. 12.05 wita kapal tersebut tiba-tiba mulai digenangi air dan tak mampu menahan tingginya gelombang sehingga memaksakan seluruh penumpang kapal tersebut meloncat ke laut guna menghindari tenggelamnya kapal tersebut, untungnya pada saat kejadian peralatan selam serta Life Jacket (baju pelampung) masih sempat mereka gunakan sebagai pelampung sembari menunggu bantuan dari Tim SAR Kendari yang sedang menuju ke TKM (Tempat Kejdaian Musibah) meskipun mereka mengaku sempat terapung selama ±1jam lamanya.


Setelah satu-persatu korban di evakuasi kemudian diantar langsung menuju pelabuhan Kendari menggunakan Rescue Boat 210 milik SAR Kendari, 5 dari keseluruhan korban mengalami Hipotermia dan langsung diserhakan ke pihak Kesehatan Pelabuhan guna diberikan penanganan lebih lanjut.
Musibah tersebut terjadi 2 mil laut dari pulau Hari yang berjarak 7 Mil laut dar pelabuhan Nusantara Kota Kendari, sampai berita ini diturunkan seluruh korban dinyatakan selamat.

--- Post By: Humas Basarnas kendari/RisYud ---

Jumat, 29 Juni 2012

OPERASI SAR TERHADAP ABK KM ANUGRAH PASIFIK JAYA DITUTUP



Kendari, 29/6 --- Tabrakan kapal yang menewaskan enam orang awak kapal dari KM Anugrah Jaya Pasifik di selat Tiworo, Jumat 29/6 secara resmi  ditutup oleh Kepala Kantor SAR Kendari Jafar Henaulu selaku SMC (sar mission coordinator) dalam pelaksanaan operasi SAR ini.

KM Anugrah Jaya Pasifik tenggelam setelah bertabrakan dengan KM Mutia Ladjoni 7 di selat Tiworo Sulawesi tenggara pada 24/6 lalu saat berlayar dari Surabaya menuju Bitung Sulawesi utara dinahkodai oleh Noce Mairuhu yang juga tewas dalam musibah ini, sang nahkoda pada saat ditemukan oleh tim selam gabungan Lanal Kendari dan Kantor SAR Kendari berada dianjungan kapal naas tersebut, sedangkan Supardi yang menjabat sebagai Masinis ditemukan tersangkut dibagian relling kapal dan ke empat korban lainnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan terapung diberbagai tempat yang berbeda.
Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab dari tabrakan tersebut namun ke tujuh awak KM Anugrah Jaya Pasifik yang selamat akan diproses bersama awak dari KM Mutia Ladjoni 7 oleh pihak otoritas pelabuhan Raha.

Berikut seluruh Nama-nama korban yang selamat serta meninggal dunia :

NO.
NAMA
JABATAN
UMUR
KETERANGAN
1
NOCE MAIRUHU
Nahkoda
62
Meninggal dunia
2
SAMIAN SISWANTO
KKM
58
Selamat
3
SUGIONO
Mualim I
42
Meninggal dunia
4
ABD. HALIM
Juru mudi
27
Meninggal dunia
5
SUPARDI
Masinis I
62
Meninggal dunia
6
YAN MANANOHAS
Juru mudi
23
Selamat
7
MAHIUDDIN
Juru mudi
21
Selamat
8
ROUCI ARFA
Koki
32
selamat
9
TIWIFULHUDA
Oliman
19
Selamat
10
SUWARNA
Serang
30
Selamat
11
KAREL HERU
CIP
45
Meninggal dunia
12
ABD. RAHMAN
Oliman II
27
Meninggal dunia
13
PUGUH DAENG
Mualim II
42
Selamat

Dalam pelaksanaan Operasi SAR ini melibatkan beberapa unsur diantaranya :
1.       Lanal Kendari
2.       Pos AL Torobulu
3.       Pos Pol Air Raha
4.       Kandpel Raha
5.       Srop KDI
6.       BPBD Prov. Sultra
7.       Masyarakat setempat

Kamis, 31 Mei 2012

BANJIR BANDANG DI UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI



Kendari, 31/5 --- Informasi yang diterima dari salah satu anggota BPBD Prov. Sultra bahwa banjir bandang terjadi Pada 31/5 pagi Pukul 10.20 Wita beberapa rumah warga rusak parah serta 5 orang warga diduga hanyut terbawa arus, setelah informasi tersebut dihimpun dan dilakukan Preecom benar adanya kejadian bencana banjir tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Kendari dengan menggunakan satu unit Rescue Truck dan membawa Dua unit Rubber Boat (perahu karet) bergegas menuju ke tempat kejadian bencana dipimpin langsung oleh Kepala Potensi dan Operasi Kantor SAR Kendari Basrano, SE. yang bertindak sebagai koordinator SAR khususnya evakuasi korban dalam penanganan musibah banjir bandang tersebut. setibanya di TKM pencarian serta pertolongan terhadap ke lima korban dilakukan, lima orang warga yang menjadi korban banjir bandang tersebut berhasil diselamatkan namun satu diantaranya meninggal dunia, satu lagi menderita luka parah.


Sebelum bencana banjir ini terjadi peringatan telah dikeluarkan oleh pihak BMKG Kendari bahwa satu minggu kedepan curah hujan akan meningkat diwilayah Prov. Sulawesi Tenggara khususnya, tingginya gelombang laut mengakibatkan Sungai Wanggu yang terletak tidak jauh dari kampus universitas haluoleo ini meluap dan terjadilah bencana banjir dan langsung menghanyutkan beberapa rumah warga yang bermukim dibantaran sungai tersebut.

Selain Tim Rescue Kantor SAR Kendari, dilokasi juga sudah terlihat dua unit Ambulance milik PMI Cab. Kendari yang sudah siap mengangkut semua korban menuju rumah sakit guna mendapatkan penanganan yang lebih lanjut, satu buah dapur umum serta tenda pengungsi yang sengaja dibangun oleh Tagana Dinsos Prov. Sultra dibantu beberapa potensi SAR diantaranya dari SAR Unhalu, Mahacala, dan Fakultas Kedokteran Unhalu dibawah koordinasi langsung BPBD Prov. Sultra.



Dalam evaluasi akhir dari seluruh rangkaian kegiatan “Simulasi Penanganan Bencana Banjir” ini diketahui bahwa Ego sektoral masih mendominasi dalam kegiatan ini namun terlepas dari itu semua kegitan tersebut dinilai sukses karena tidak adanya permasalahan maupun kendala yang timbul baik pada saat evakuasi korban sampai dengan keseluruhan warga diungsikan ke tenda pengungsian’ ungkap Basrano, SE. koordinator SAR di lokasi sebelum menutup kegiatan ini, beliau juga menegaskan akan arti pentingnya koordinasi diantara seluruh pihak yang terlibat pada saat terjadi bencana maupun musibah yang disimulasikan saat  ini guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat tentunya.



Rabu, 30 Mei 2012

Basarnas Gelar INSARAG Asia-Pacific Regional Earthquake Response Exercise di Padang



PADANG - Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali menggelar event bertaraf internasional. Basarnas dipercaya UN-OCHA dan Sekretariat International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) sebagai tuan ramah kegiatan "INSARAG Asia-Pacific Regional Earthquake Response Exercise Tahun 2012" dan "INSARAG Guideline Workshop and Methodology". Event yang diikuti 120 peserta dari 22 negara Asia Pasifik tesebut berlangsung selama 3 hari, 29 Mei - 1 Juni 2012. Tempatnya di Pangeran Beach Hotel, Padang, Sumatera Barat.




INSARAG adalah organisasi SAR internasional khusus menangani pencarian dan pertolongan perkotaan atau Urban Search and Rescue (USAR). Tujuannya adalah “Strengthening the Effectiveness and Coordination of International Urban Search and Rescue Assistance”. Pada latihan bersama ini, Basarnas diharapkan mampu menunjukkan eksistensi dan kompetensinya dalam hal USAR serta familiarisasi dan mengimplementasikan prosedur operasi SAR seperti yang tertuang dalam INSARAG Guidelines.
Basarnas sebagai focal poit dan instansi lainnya sebagai tim pendukung. Instansi lain yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya TNI, Polri, Kementrian Luar Negeri, BNPB, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Imigrasi, Kementrian Keuangan, PMI dan Kementrian Hukum dan HAM.
Diharapkan, Basarnas mampu memenuhi kualifikasi IEC (INSARAG External Classification) dan mendapatkan sertifikasinya sehingga kapasitas dan kapabilitas tim USAR Basarnas bisa disejajarkan dengan tim USAR dari negara-negara lainnya.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo SIP dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama lintas sektoral dan luar negeri.  "Saya berharap kegiatan ini  dapat meningkatkan kerja sama dan koordinasi baik dalam lingkup nasional, regional, maupun internasional," katanya.

Kabasarnas juga berpesan agar kegiatan tersebut menjadi wahana untuk saling bertukar pikiran, berbagi wacana yang dapat memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif dalam upaya peningkatan mutu pelayanan dalam penyelenggaraan operasi USAR di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Basarnas juga  mensosialisasikan program "SAR Goes To School" di Sumatera Barat. Program ini telah dilounching pada pertemuan INSARAG pertama di Bali tahun lalu. Program ini telah disosialisasikan di sejumlah daerah dan targetnya ke seluruh Indonesia. SAR Goes To School ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat khususnya kepada anak usia dini tentang SAR.

                                                                                                                                               Sumber : http://www.facebook.com/basarnas

Rabu, 16 Mei 2012

AMBO ASSE TENGEGLAM DI SUNGAI KONAWEHA


Kendari, 16/5 --- Setelah melakukan pencarian terhadap Ambo Asse (21) yang tenggelam di sungai Konaweha tepatnya di koordinat 03° 50’ 05” S – 121° 59’ 06” E selama 3 hari, Tim Rescue Kantor SAR Kendari bersama beberapa Potensi SAR yang terlibat dalam proses pencarian korban antara lain BPBD Kab. Konawe, Polres Konawe, Koramil Lambuya serta masyarakat setempat berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, “proses pencarian sempat terhambat oleh karena arus sungai yang deras serta banyak terdapat ranting-ranting pepohonan yang terkadang menyulitkan Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian namun hal itu tidak menjadi kendala yang berarti bagi kami Tim SAR gabungan” ungkap Basrano, SE yang bertindak sebagai kepala Operasi dan Potensi Kantor SAR kendari di posko musibah. Korban ditemukan pada Pukul 13.43 wita berjarak ±2 Km dari TKM (Tempat Kejadian Musibah) pada saat ditemukan oleh Tim Basarnas Kendari korban terlihat tersangkut diantara semak dalam posisi berdiri dengan muka tertunduk ke permukaan sungai.

‘Sumiku tenggelam pada saat hendak menyeberangi sungai dengan cara berenang untuk mengambil penjolo’ karena rencananya mau dipakai untuk memetik coklat yang sudah kuning makanya dia pinjam sama tetangga yang kebetulan kebun kami berseberangn dengan rumah tetangga” kata Ekha istri korban yang baru saja dinikahi oleh Ambe (nama sapaan korban) baru-baru ini. 

Dugaan sementara tenggelamnya korban dikarenakan korban terbawa arus saat berenang disungai yang begitu deras sehingga tidak mampu lagi untuk menggapai tepian sungai tersebut.

Setelah korban di evakuasi menggunakan Rubber Boat (perahu karet) milik Basarnas kendari, korban langsung diserahkan kepada pihak Polres Konawe untuk selanjutnya diberikan penanganan yang lebih lanjut. Dengan demikian operasi pencarian terhadap Ambo Asse di sungai Konaweha ditutup.

Gunakanlah alat pengaman diri jika hendak beraktifitas karena ‘Keselamatan Bukanlah Suatu Hal Yang Kebetulan’

--- Humas Kantor SAR Kendari/RisYud ---

Kamis, 29 Maret 2012

TIM SAR KENDARI MASUK SEKOLAH

Foto : Humas Basarnas Kendari
Foto : Humas Basarnas Kendari

Kantor SAR Kendari --- Kamis, 29/03 Kegiatan SAR Goes To School yang merupakan program dari Badan SAR Nasional dan telah dicanangkan pada acara International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) Asia-Pacific Meeting di Denpasar Bali pada bulan Juni 2011 lalu. Kantor SAR Kendari khususnya pelaksanaan kegiatan ini memfokuskan ke daerah-daerah yang sebelumnya sudah termasuk dalam  rangkaian data panjang peta rawan bencana yang bertujuan untuk memberikan pemahaman/pengetahuan sejak dini jikalau terjadi musibah tindakan serta hal apa yang akan lakukan terlebih dulu karena melihat wilayah kerja Kantor SAR Kendari khususnya Kota kendari merupakan pelanggan setia akan terjadinya musibah Banjir dan Gempa, selain itu memasyarakatkan tupoksi dari Korps baju Orange ini merupakan salah satu tujuan dalam pelaksanaan kegiatan ini, dimana Basarnas mempunyai tugas pokok yakni melaksanakan pembinaan, pengkoordinasian dan pengendalian potensi Search and Rescue (SAR) dalam kegiatan SAR terhadap orang dan material yang hilang atau dikhawatirkan hilang, atau menghadapi bahaya dalam pelayaran dan atau penerbangan, serta memberikan bantuan SAR dalam penanggulangan bencana dan musibah lainnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2006 tentang Search and Rescue (SAR)  serta ketentuan internasional ( ICAO dan IMO ).

Dikota Kendari sebelumnya juga telah dilaksanakan disalah satu Sekolah Dasar Negeri dan padan hari ini Kamis, 29/30 SMUN 4 Kendari yang diikuti 63 orang peserta yang masing-masing mewakili organisasi kesiswaan maupun ekstrakurikuler  yang ada disekolah ini dan merupakan kali kedua dalam rangkaian SAR Goes To School yang telah direncanakan sebelumnya dan untuk selanjutnya akan berkunjung ke beberapa SD, SLTP dan SMU diseluruh wilayah kerja Kantor SAR Kendari.
--- Post by: Humas Basarnas Kendari ---

Rabu, 21 Maret 2012

KAPAL PATAH KEMUDI DI PERAIRAN SAMPOLAWA

Kantor SAR Kendari , 21/3 --- Musibah yang menimpa KM Rompo Maleko yang dilaporkan oleh Bpk. Rahman kepada personil Pos SAR Bau-bau yang sebelumnya telah menerima informasi dari salah satu penumpang yang ada di kapal tersebut langsung di tindak lanjuti oleh korpos SAR Bau-bau Rudi, SE dengan mengerahkan lima orang personilnya menggunakan sebuah Rubber Boat menuju Lokasi Terjadinya Musibah (TKM) yang berjarak ± 2 mil dari pulau Membulu Bau-bau.

Diketahui KM Rompo Maleko ini berlayar dari pelabuhan Murhum Bau-bau menuju Pulau Kaledupa pada tanggal 20 Maret 2012 Pukul 23.30 Wita dan mengalami musibah pada 21 Maret pukul 02.00 Wita, belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya musibah yang menimpa kapal berpenumpang 74 orang tersebut tetapi dugaan sementara dikarenakan oleh cuaca buruk di sertai tingginya gelombang air laut yang hampir mencapai 3 meter dan ini tentunya merupakan warning bagi seluruh operator pelayaran sebelum berlayar sebaiknya mengetahui serta mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terburuk jika memaksakan pelayarannya dalam kondisi cuaca buruk seperti akhir-akhir ini terjadi diperairan Sulawesi tenggara pada khususnya.
Sebelum berita ini diturunkan Rabu, 21/3 pukul 08.00 Wita 71 penumpang kapal tersebut berhasil di evakuasi menuju pelabuhan Sampolawa Kab. Buton namun 3 orang dari penumpang kapal tersebut menolak untuk ikut di evakuasi dengan alsan Barang-barang berharga mereka harus tetap dijaga.
---Post by : Humas Kantor SAR Kendari/RisYud ---

Jumat, 17 Februari 2012

AKSI SOSIAL “GIVE BLOOD GIVE LIFE” DHARMA WANITA KANSAR KENDARI

Kantor SAR Kendari Jumat, 17/02 --- Dlam rangka menyambut hari jadi Badan SAR Nasional yang ke-40 yang jatuh pada Tanggal 28 Februari 2012, Kantor SAR Kendari  pada tahun ini menggelar ‘Aksi Sosial Donor Darah’. Dimana aksi sosial ini merupakan agenda baru dan selanjutnya akan dijadikan sebagai agenda tahunan oleh Kanasr Kendari khususnya pengurus Dharma Wanita.

Bertempat di gedung Kantor SAR Kendari Jl. Kapten Pierre Tendean sebnyak 45 orang pegawai  Kantor SAR Kendari mengikuti aksi sosial donor darah ini namun dari jumlah pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut terdapat juga beberapa pendonor yang berasal dari luar di antaranya pendonor dari Bank Mega Cab. Kendari, dan juga dari perusahaan pembiayaan Adira Finance.

“kebutuhan darah yang relatif tinggi adalah pasien kecelakaan lalu lintas, operasi dan persalinan karena pasien yang menjalani perawatan tidak sama setiap hari sehingga kadang-kadang permintaan darah dalam jumlah besar atau sebaliknya minim” ungkap salah seorang petugas dari PMI Cab. Kendari di saat mengambil darah para peserta donor darah.

---- Post by : Humas Kansar Kendari/RisYud ---

Kamis, 16 Februari 2012

STANDING TOOLS BULAN K3 PT ANTAM POMALAA

Pos SAR Kolaka, 16/02 --- Pelaksanaan Bulan K3 Nasional tahun 2012 ini mengambil tema pokok “Optimalisasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk Peningkatan Mutu Kerja dan Produktivitas” yang bertujuan mencegah atau mengurangi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan terjadinya kejadian berbahaya lainnya.

Setelah dilaksanakan selama satu bulan penuh di bulan Februari 2012 Kamis, 16/02 bertempat di stadion PT. Antam UBP Nikel Pomalaa Bulan K3 Nasional resmi di tutup oleh Bupati Kolaka yang sambutannya dibacakan langsung oleh Sekda Kab. Kolaka Bpk. Ahmad Syafii, di akhir kegiatan pelaksanaan Bulan K3 ini juga dilaksanakan pameran Standing Tools “dimana moment ini merupakan kesempatan dan tentunya harus kita manfaatkan dan merupakan bentuk nyata dalam pelaksanaan koordinasi terhadap potensi SAR yang ada’ ungkap koordinator Pos SAR Kolaka Budi Raharjo, SE yang didampingi langsung oleh Kasubsi Operasi dan Potensi Kantor SAR Kendari Basrano, SE.

Senior VP PT. Antam UBP Nikel Pomalaa  Ir. Tedy Badrujaman, MM bersama unsur muspida Kab. Kolaka berkesempatan berkunjung di stand “standing tools” guna melihat serta mencoba langsung beberapa peralatan SAR yang dimiliki oleh Pos SAR kolaka maupun peralatan milik ERG PT. Antam Pomalaa yang digelar di area pameran tersebut.

Sebagai unit kerja PT. Antam UBP Nikel Pomalaa, ERG (Emergency Respon Group) Antam Tbk merupakan salah satu potensi SAR yang berada di wilayah kerja Kantor SAR kendari yang sama-sama kita ketahui bahwa tidak sedikit dari keterlibatan mereka dalam pelaksanaan operasi SAR yang berlangsung di wilayah kerja kantor SAR Kendari khususnya di Kab. Kolaka.

---Post by: Humas BSN Kendari/RisYud---
 
Basarnas Kendari Blog Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template